Adrian menghela nafas panjangnya, lalu menyandarkan kepalanya di sandaran kursi rotan yang ada di halaman belakang rumahnya. Suasana yang hening di malam hari serta sentuhan angin yang dingin di kulitnya membuat pria itu merasakan kenyamanan. Pantas saja Ares dan Elysa suka menghabiskan waktu disana karena memang senyaman itu. Tapi itu dulu, karena kini Adrian perhatikan jika keduanya mulai menjaga jarak. Sepertinya Ares benar-benar ingin menjaga perasaan sang istri, Nadine yang tentunya iri melihatnya lebih banyak menghabiskan waktu dengan seorang pengasuh anak dibanding istrinya sendiri. Adrian pikir Ares sudah kapok dan hubungannya dengan Elysa juga tidak sebaik dulu mengingat pria itu pernah mengusirnya dari rumah secara halus namun kemudian memintanya kembali lagi. “Pusing?” Adr

