Penculikan ayunda

1450 Kata

Pagi itu, suasana apartemen Kenan terasa hidup dan sibuk. Ayunda bangun lebih awal, menyiapkan sarapan sederhana namun lezat untuk Kenan dan Abimanyu. Kenan turun ke meja makan dengan setelan jas mahal, sementara Abimanyu sudah rapi dengan seragam sekolah SMP-nya. "Wah, pagi-pagi udah disiapin sarapan sama istri. Perfect day," goda Kenan, mencium pipi Ayunda sebelum duduk. "Mas, jangan gitu. Nanti Abimanyu lihat," bisik Ayunda, wajahnya merona. "Enggak apa-apa, Kak. Aku sudah biasa lihat kalian romantis," sahut Abimanyu sambil menyendok nasi goreng buatan kakaknya. "Nasi goreng Kakak emang paling enak, Bang Kenan." "Makanya, Bang Kenan harus cepat-cepat makan biar enggak telat ke kantor," timpal Ayunda. Setelah sarapan, Kenan memberikan instruksi kepada Pak Udin, seorang sopir priba

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN