Malam yang panjang itu terasa begitu cepat sekaligus tak berujung bagi Ayunda dan Kenan. Setelah pelepasan pertama, keintiman mereka tidak berhenti di sana. Rasa cinta, penantian, dan hasrat yang selama ini terpendam oleh status 'kontrak' dan 'siri' kini meledak dalam sebuah malam yang sepenuhnya sah dan milik mereka. Kenan benar-benar tidak memberi istrinya jeda, seolah ingin menebus semua waktu yang terbuang. Suara tawa, bisikan mesra, dan desahan lembut saling bersahutan, menjadi musik di suite mewah itu. Cahaya rembulan yang masuk dari balik tirai sutra hotel menjadi satu-satunya saksi bisu betapa dalamnya cinta dan gairah yang menyatukan mereka malam itu. Kenan memperlakukan Ayunda bukan hanya dengan hasrat, tetapi juga dengan pemujaan. Setiap sentuhan Kenan terasa lembut, mes

