Malam itu rumah besar keluarga Ardhana masih terang. Suasana udah jauh lebih tenang, tapi tetap kerasa hangat karena semua orang ngumpul. Di kamar utama, Ayunda masih duduk bersandar di kepala ranjang sambil meluk Arshaka yang udah tidur pulas. Nafas anak kecil itu naik-turun pelan, pipinya nempel di d**a Ayunda. Kenan baru selesai mandi dan ganti baju. Dia jalan pelan ke arah ranjang, niat mau mindahin Arshaka supaya Ayunda bisa istirahat. “Sayang… sini, biar aku pindahin dulu Sakanya,” ucap Kenan pelan. Ayunda langsung geleng kecil tanpa mikir panjang. “Jangan. Biarin dia tidur di sini. Aku mau meluk dulu… kangen banget sama dia.” Kenan berhenti, senyum lembut muncul otomatis. “Ya udah, kalau kamu maunya gitu.” Ayunda cuma mengangguk sambil ngelus rambut Saka. Kenan jongkok sedik

