“Yo! Poni miring—” Sapa tersebut langsung terputus saat Kalipa sadar bila aku berada dibelakang Hiro dengan berjalan cukup tergesa untuk dapat dengan segera menggapai salah satu ruang rahasia dalam dungeon milik Hiro. Mataku bergerak liar meneliti seluruh ruangan dengan kedua kepalan tinju yang siaga disamping tubuh. Aku langsung menemukan anak buah Vladimir yang dimaksud oleh Hiro saat dilantai atas. Dia adalah Felix orang yang sebelumnya telah kulawan sebelum melarikan diri karena situasi yang mendesak. Sekarang dirinya berada dalam kondisi terikat dan tak bisa bergerak karena luka yang cukup dalam. Kedua tangannya telah terantai erat pada rantai besi di sudut ruangan, hal serupa juga dilakukan pada kedua kakinya. Didahinya terdapat jejak kering berwarna merah, darah. Jubah putihnya ta

