Bab 59-3

1097 Kata

Langsung saja Kania menoleh ketika merasa dipanggil. Di sana sudah ada Melanie—ibu dari Melati. “Tante.” Kania mengangguk segan. Ia menaruh hormat pada wanita paruh baya yang masih terlihat cantik dalam balutan kebaya biru. “Kenapa berdiri di situ? Ayo, masuk.” Kania mengangguk. Tubuhnya dirangkul oleh Melanie saat masuk ke ruang rias Melati. Ia menatap wanita yang sudah cantik dengan gaun putih dan mahkota kecil di atas kepala. Melati terlihat sangat cantik dan anggun. Polesan makeup oleh MUA profesional langganan Ranti tidak diragukan lagi. “Sudah selesai, Sayang?” tanya Melanie menatap putrinya lama. “Gaunnya pas banget di tubuh kamu, Nak.” Melati mengangguk. Ia berdiri, menatap dirinya di pantulan cermin. Gaun yang dipakai sekarang merupakan hasil desain dari Kania. “Se

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN