“Hik…” Itu adalah botol vodka ke 3 yang Jenni habiskan pada mala mini. Ya, dia menghabiskan semua minuman keras itu sendirian. Sementara Jake yang menemaninya, gelasnya masih penuh, dia hanya meminum seteguk saja. Tentu saja tidak akan membuat lelaki itu mabuk. Sengaja, agar mereka bisa pulang dengan selamat. Jake mengambil gelas kosong yang ada ditangan Jenni. Jenni berusaha meraihnya dengan tenaga yang payah. “Jake… jangan diambil. Aku masih ingin minum lagi,” ucapnya dengan suara yang dibuat imut serta memasang wajah yang menggemaskan. Jake menahan diri untuk tidak mencubit pipi Jenni dan mencium perempuan itu. “Kau sudah mabuk, Jenni. Dan besok ada meeting penting.” Jenni mengambil bangku yang dia duduki, untuk mengubah posisi agar bisa duduk tepat di samping Jake. Jake terperan

