Faelyn Menaiki Tangga Menuju Kamarnya Dengan Lunglai , Ia Terlihat Letih . Rasanya , Ia Ingin Terjun Dari Atas Gedung Yang Sangat Tinggi Agar Semua Masalahnya Terlupakan Begitu Saja , Tetapi Faelyn Bukan Wanita Gila Hanya Karena Cinta Dirinya Harus Mengakhiri Hidup Dengan Cara Konyol Seperti Itu. " Apa Omongan Vio Dapat Gue Percaya ? " Faelyn Bertanya Dengan Dirinya Sendiri. Dirinya Pun Belum Mempercayai Sepenuhnya Apa Yang Vio Katakan Tadi Kepadanya . Faelyn Berharap Apa Yang Vio Katakan Itu Adalah Dusta . " Besok Gue Tanya Langsung Aja Ke Kemal Biar Lebih Jelas Semuanya ! " Saat Ini Dirinya Sangat Butuh Tempat Untuk Mencurahkan Hatinya , Tetapi Ia Bingung Harus Bercerita Kepada Siapa ? Sedangkan Waktu Sudah Larut Malam, Tidak Mungkin Dirinya Mengganggu Fani . Vio ? Faelyn

