Ketika kehilangan menjadi alat penyadar yang menyakitkan. Kehilangan sebelum menyadari bahwa orang yang ada di dekatnya adalah orang yang berarti, mungkin sudah menjadi hal biasa di dalam kehidupan. Termasuk di dalam kehidupan Elvy, yang kini tengah merasakan kehilangan. Sudah berhari-hari terlewat semenjak terakhir kalinya Eldwin mengirim pesan padanya. Dia sudah membalasnya –meski telat, dan sampai sekarang ia belum mendapatkan balasan dari Eldwin, meski sudah dibaca. Geregetan! Ia ingin menelpon, tapi gengsi. Ingin bertanya, gengsi. Kenapa cewek terlalu ribet sih? Oh ya, dia kan cewek. Berarti dia ribet dong.. Tak. Elvy mendongak, ketika kepalanya ditimpuk. Ia mendengus lalu menunduk kem

