Dia hanya sebatas masa lalu, untuk apa dipermasalahkan lagi? Eldwin merenggangkan ototnya yang terasa kaku. Akhirnya setelah cukup lama berada di depan laptop dia bisa menyelesaikan tugas yang akan dikumpulkan besok. Dia menekan tombol Ctrl +S, menyimpan tugasnya, dia tidak mau mengambil resiko kehilangan tugas yang sudah ia kerjakan beberapa hari ini. Setelah yakin tugasnya tersimpan dengan baik, dia menyalakan printer dan mulai mengeprint tugasnya. Menunggu tugasnya selesai di print, Eldwin mengambil ponselnya, membuka kunci ponsel, dan langsung mencari chat Elvy. Dia mendesah saat tahu bahwa Elvy membalas chatnya. Eldwin Permana M : Udah tidur? Eldwin mengetuk jemarinya di atas meja belajar. Matanya terus menatap ponselnya, menunggu chatnya dibaca.

