Tokoh Lain

1155 Kata

Suasana dalam mobil terasa agak canggung. Sudah sejak tadi tidak ada satu suara pun yang terdengar selain deru mesin juga suara radio yang terdengar sayup-sayup. Aleena melirik sekali lagi ke arah sang suami. Aksa yang duduk di sampingnya sejak tadi hanya diam, fokusnya tetap ke arah depan dengan dua tangan memegang kemudi. Mungkin, jika ada yang melihat Aksa sekarang mengira jika pria itu hanya tengah merasa kesal akibat ekspresi wajahnya yang terlihat jelas. Namun Aleena tahu pasti seberapa jengkel juga marahnya ia sekarang. Aleena bisa mengerti bagaimana perasaan Aksa karena sejujurnya ia pun sama. Mungkin memang presentase kekesalan mereka berbeda, tapi mau bagaimanapun juga Aleena bisa merasakan emosi yang seolah melingkupi di sekitar tubuh sang suami. “Kamu sibuk nggak?” Aleena

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN