Taksi yang dinaiki Aleena berhenti tepat di depan gedung penerbitan. Wanita itu turun tergesa setelah membayar argo. Di depan gedung, mbak Sonia sudah menunggu dengan cemas. Wanita dengan rok span juga kemeja berwarna pastel itu segera menggandeng tangan Aleena, membawanya ke arah sepi dan mengatakan sesuatu. “Tadi aku nggak sengaja denger percakapan atasan dan mas Ridwan soal naskah kamu yang harus direvisi. Mereka nggak bisa bantu kamu buat laporan plagiarisme karena menurut mereka kedua cerita itu sama sekali nggak mirip,” kata Mbak Sonia kembali menjelaskan apa yang ia dengar tanpa sengaja. “Nggak mirip apanya, jelas-jelas dilihat dari cover dan blurb itu sama. Cuma diganti nama tokoh utamanya aja,” sahut Aleena emosi. Ia sudah benar-benar marah dengan situasi yang terjadi. Kerja k

