Waktu menunjukkan pukul lima sore. Para karyawan pun mengakhiri pekerjaan mereka hari itu, terkecuali mereka yang memang bekerja lembur. Beberapa dari para karyawan bercakap-cakap sambil menenteng tas mereka menuju lift. Tertawa kecil ketika lawan bicara mereka menceritakan hal lucu. Memamerkan sesuatu yang mereka upload di media sosial. Merencanakan hangout sepulang bekerja, sebelum mereka beristirahat di rumah. Begitulah kehidupan para karyawan di sana. Sementara itu, Damar terpaksa bekerja lembur karena seharian ini rekan-rekan satu ruangannya bersikap seperti seorang bos yang selalu memerintah Damar. Mereka masih tidak mau menerima jika jabatan mereka dengan Damar saat ini sudah sama. “Pak Damar,” sapa Intan menghampiri Damar sambil menenteng tas di tangannya. “Iya?” sahut Damar.

