RANTAU 31 – Ucapan Terima Kasih

1650 Kata

Berdua dengan Farel, Damar kini berjalan menyusuri lorong kampus yang tetap ramai oleh para mahasiswa dan juga para calon mahasiswa baru yang mendaftar ulang di kampus tersebut. “Kira-kira Pak Mulyana mau ngomong apa ya, Rel?” tanya Damar dengan rasa penasaran bercampur kecemasan. “Beasiswa lo pasti balik, Mar. Nilai lo bagus banget kok! Gue yang nggak sambil kerja saja gak bisa dapat segitu,” jawab Farel penuh keyakinan. “Tapi apa pihak lembaga sudah percaya lagi sama saya?” Damar menoleh dan menunjukkan raut wajah cemas ada temannya tersebut. Farel kemudian menepuk bahu Damar. “Gue yang akan bantu ngomong kalau memang pihak lembaga masih belum percaya sama lo.” “Makasih, Rel.” Hanya kata terima kasih yang bisa diucapkan oleh Damar pada Farel saat ini. Kaki kedua pemuda itu kini be

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN