Bolehkah Aku Melangkah Maju?

1084 Kata

Chelsea tergesa-gesa berjalan ke arah kerjanya, ia menyempatkan diri menanggapi beberapa orang yang menyapanya. Senyum tipis lah yang setiap kali bisa ia berikan pada rekan kerjanya, hingga banyak orang yang mengiranya sombong. Namun, Chelsea tak peduli, itu jauh lebih baik daripada harus membangun hubungan dengan orang lain. Chelsea menyalakan komputer dan segera membuka data yang kemarin telah dikerjakannya. Ia harus menganalisis, menilai sikap dan opini publik menanggapi kebijaksanaan pimpinan persusahaan dalam memobilisasi karyawan dan menerapkan metode. Chelsea menghentikan gerakkan tangannya di atas papan ketik begitu melihat Prasetyo berjalan ke arahnya. Dari sekian banyaknya penghuni kantor, hanya lelaki itu yang memilki nyali untuk mendekatinya. Walau awalnya Chelsea kerap bersi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN