Cinta, Perasaan Yang Mengerikan

1075 Kata

Chelsea kembali ke meja dengan wajah lesuh, membuat semua orang yang menempati meja itu menatapnya heran, namun tak berani bertanya. Chelsea seakan kembali dengan dirinya yang dulu pendiam dan tak ingin didekati. Prasetyo bertanya-tanya dalam hati, apa yang membuat suasana hati wanita itu berubah dalam sekejap? “Kamu mau pulang, Chel?” tanya Prasetyo menyentuh lembut lengan Chelsea. Wanita itu tersenyum tipis, lalu menggeleng. Ia sudah berjanji pada dirinya sendiri jika ia akan mencoba berjalan meninggalkan luka. Terseok-seok membawa kakinya menjauh dari cerita yang telah usai. Ia akan berusaha, walau sulit karna ia tak lagi mau menyakiti semua orang di sekitar karna kesedihannya yang mendalam. Ia akan mencoba. “Katanya mau nonton, kenapa malah nanya mau pulang?” Chelsea memamerkan seny

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN