Laura terkejut mendengar ucapan dokter. Meminta Ryan surogasi secara tradisional bukan hanya tindakan menyeleneh tetapi sama saja menyuruh untuk menikah lagi, sementara ia berkeinginan mempunyai anak dari darah dagingnya sendiri, bukan hasil hubungan suaminya bersama wanita lain. Bagi Laura, cukuplah Richie hasil hubungan Ryan bersama wanita lain. Ia tak mau mengasuh anak selain Richie sekalipun anak Ryan lainnya kecuali anak kandung yang ia inginkan selama ini. Dengan tegas Laura menolak tawaran dokter, tawaran yang sama sekali tak menguntungkan untuk dirinya sendiri. “No, dok. Aku tak bisa merelakan suamiku melakukan itu lagi. Jika memang aku ditakdirkan tak bisa hamil, aku akan menerimanya sekarang. Aku rasa..” Tiba-tiba air mata Laura menetes, dirinya sudah resmi mendapat gelar wanit

