hari di mana Oliviareidya di tegur.

2109 Kata
Jackshien pun menceritakan tentang masalahnya dengan Oliviareidya kepada Chelsea yang terjadi sehari lalu. Sambil mengemudi dengan fokus Jackshien pun sambil bercerita. "Begini, dua hari yang lalu ketika jam istirahat siang aku pergi menemui mu di tempat kerja mu yang ternyata kata salah satu rekan di sana bahwa kamu belum masuk sampai akhirnya ak pun menelpon kamu dan ternyata benar kamu belum di izin kan masuk. Akhirnya aku pun kembali ke tempat kerja ku yang sesampainya di sana ternyata sudah tidak begitu mempunyai waktu yang leluasa untuk makan siang. Walau masih ada istirahat di sore hari, aku masih belum sempat untuk membeli makanan untuk ku makan sendiri karena biasanya jam istirahat sore memang ku pergunakan sebagai waktu untuk tidur sekejap mata. "Terus...?" Tanya Chelsea yang mendengar ceritanya dengan serius. Jackshien pun melanjutkan kisah ceritanya. "Malam hari ketika sudah jam nya aku pulang ternyata Oliviareidya yang merupakan pemain lawan ku itu mengajak ku untuk pergi mencari makan dan tanpa ku berfikir panjang karena juga sudah sangat kelaparan akhirnya aku menyetujui ajakannya dan menawarkan nya untuk pergi bersama memakai mobil ku dan akan ku antar pulang sehabis makan walau ketika di perjalanan mencari makanan sangat banyak tingkah laku Oliviareidya yang memang sangat memancing emosi ku, apa lagi kan kamu tau bahwa aku akan jauh sangat sensitif ketika perut ku sangat kosong alias lapar, Ha-ha-ha..." Sedikit bertanya dengan pertanyaan candaan. "Iya, aku tau sekali kamu Ha-ha-ha.", Tawa Chelsea. "Ha-ha-ha... Yasudah aku lanjut ya? Nah kan keesokan harinya ternyata aku bertemu lagi dengannya tetapi anehnya dia selalu menatap dengan tatapan yang kosong sambil tersenyum tetapi pandangan matanya ke aku dengan lambai'an tangan di depan matanya pun tidak sadar sampai akhirnya dia tersinggung dengan perkataan ku. "Memang kamu bilang ke dia apa?" Tanya Chelsea. "Aku bertanya ke pada dia. Kok kamu bengong seperti orang kurang begini?... Terus dia marah kepada ku." "Begitu... Ya kami maklum-maklum aja ya kadang wanita memang lagi ada suasana hati yang lebih sensitif secara tiba-tiba atau pun ketika sedang PMS. Jackshien pun mendapat satu pengertian lagi dari Chelsea bahwa seorang wanita biasa nya memang memiliki ke sensitif"an yang tidak bisa di tebak apakah sedang dalam suasana hati yang baik atau tidak. Membuatnys lebih paham lagi dan akan lebih mengerti lagi. Waktu tidak terasa, akhirnya mereka sampai di tempat kerja Chelsea. "Sudah sampai... Aku duluan ya, terimakasih atas tumpangan nya he-he-he." Sambil tersenyum dan membuka sabuk pengaman di badan nya. "Sama-sama dan jangan lupa ya ketika sudah pulang atau beberapa menit lagi sebelum pulang kamu hibungi aku." "Baik boss ha-ha-ha..." Setelah sabuk pengaman terbuka dia langsung keluar dan menunggu sampai Jacskhien pergi sambil tersenyum dan melambaikan tangan. Di rumah Chelsea. Saat ibu pulang membeli sayur dia sempat kebingungan melihat tidak ada Chelsea dirumah. "Yah... Chelsea dimana?" Tanya ibu ke suaminya yang sedang duduk menonton sambil menunggu kepulangan istrinya. "Oh... Dia sudah berangkat kerja bersama Jackshien." Jawab Ayah. "Tadi Jackshien datang rupanya? Tumben sekali..." Ujar Ibu sambil berjalan ke dapur dan menyiapkan sayuran yang di belinya untuk di cuci, di potong, dan di masak. "Tidak tau juga yang pasti, Jacskhien izin untuk mengantar Chelsea serta mengajaknya makan siang bersama sampai nanti ketika Chelsea pulang pun dia yang akan menjemputnya pulang.* "Tapi ibu kan belum selesai masak, bagaimana?" " Iya tenang saja, Mama nya Jacskhien juga sudah membawakan Chelsea bekal." "Oh... Baiklah, soalnya Ibu masih was-was kalau Chelsea sampai makan atau jajan diluar." Jawab Ibu sambil memasak. "Iya Ayah paham kok tadi ayah juga sudah bilang." Ujar Ayah. Akhirnya jam sudah siang Ayah pun sepertinya sudah tidak sempat lagi menunggu sampai makanan yang di masak istri nya itu matang, Sambil melihat ke arah jam. "Aduh sudah siang nih, maaf bu nanti makanan ayah di gojekin je tempat kerja ayah saja karena sudah siang he-he-he."Sambil mengambil dan memakai tas kerja. "Baikla Ayah tidak apa, nanti siang ibu akan kirim." Jawab Ibu sambil meninggalkan masakan nya sebentar karena mengantar kepergian suami nya sampai sepan pintu dan ketika suaminya sudah pergi baru dia kembali melanjutkan masakanya. Di tempat lain Jackshien yang juga sudah sampai di tempat kerja pun seperti biasa merias wajah terlebih dahulu dan mengganti kostum yang sudah di siapkan untuk syuting.. Hari ini proses syuting berjalam lancar dan ketika jam siang istirahat ketika hendak pergi ke tempat kerja Chelsea diri nya pun meminta Izin ke Pak Sutradara karena hari ini pulang nya juga dirinya yang akan menjemput Chelsea yang sedangkan dia pulang saja tidak pasti jam berapa. "Pak saya izin ya nanti apa bila ada telepon jemputan dari sahabat saya, saya izin untuk keluar menjemput nya pulang. Soalnya jam kita ksn tidak pasti." Ujar Jackshien. "Baik lah." Jawab Pak Sutradara dan di beri senyum oleh Jacskhien sebagai terimakasih. Akhirnya Jackshien berangkat ke tempat Chelsea bekerj, Sampai di sana terlihat Chelsea yang sudah menunggu di lobbi dan. Mengambil bekal yang telah di berikan oleh Jackshien. "Ini bekalnys ibu Chelsea ha-ha-ha." Canda Jacskhien sambil menjulurkan tangan ysng berisi bekal Chelsea yang ada di tangan nya. "Ha-ha-ha kurang asam. Ngomong-ngomong yang di tangan kiri mu apa itu apa?" Tanya Chelsea. "Oh kalau yang ini adalah bekal ku." Jawab Jackshien. "Oh kamu juga bekal hari ini, aku kira kamu makananya bakalan beli." Ujar Chelsea dan mereka pun berbincang sambil berjalan ke kantin dekat tempat kerja Chelsea untuk makan di sana. Mereka pun sampai dan segera makan. Betapa bahagia Chelsea setelah sekian lama.tidak merasa kan masakan mama Jsckshien akhrinya tanpa terbayangkan hari ini di bawakan jugs bekal yang merupakan masakan dari mama Jackshien. Sembari tetap berbincang-bincang mereka pun sambil memakan bekal Meraka masing-masing. Dengan cuaca yang cukup terik membuat Chelsea merasa sangat ingin minum es dan harus di tahan karena belum boleh minum es atau yang dingin-dingin. Jackshien yang juga merasakan panasnya hari ini dan dahaga yang sudah menyerang membuatnya harus menjaga perasaan Chelsea yang masih menhaga segala pantang nya. Jadi Jackshien hanya meminum air putih yang di bawa nya. "Terik sekali siang ini..." Ujar Chelsea. "Iya sih, tapi kita harus minum air putih yang banyak biar sehat. Sudah kalau haus minum air putih saja ya Chels jangan minum yang dingin atau es dulu." Jawan Jackshien yang di ikuti senyuman yang semakin membuatnya tampan sampai Chelsea saja memujinya. "Aduh tampan sekali kalau senyum seperti itu he-he-he.... Sudah lanjut makan nanti takutnya jam istirahat sudah habis." Ucap Jackshien sambil melahap bekalnya. "Iya, ngomong-ngomong titip ya ucapan ter8makasih untuk mama mu bilangin ini enak banget masakannya." Sambil melahap masakan mama Jackshien. "Baik nanti aku ku sampaikan ke mama ku, sekarang mari cepat kita nikmati ini takut nanti sudah masuk jamnya istirahat nya tapi malah bekal kita belum habis iyakan? He-he-he..." "Iya benar kata mu." Lalu mereka menyantapnya dengan sangat lahap dan menikmati sekali sampai habis tidak tersisa nasi satu pun di bekal mereka masing-masing. Tidak lama setelah mereka baru saja menghabiskan bekal tiba-tiba bel masuk istirahat untuk karyawan berbunyi akhir nya Chelsea pun pamit meninggalkan Jackshien. Jackshien yang masih ada waktu istirahat pun duduk sebentar di kantin tempatnya makan dengan Chelsea sambil menunggu waktu beberapa menit lagi masuk istirahat baru dia akan berangkat kembali ke lokasi syuting. Di sana tempat lokasi syuting terlihat Oliviareidya yang terheran-heran tidak melihat Jackshien dan mencari-cari. "Kamu cari apa Olive?" Tanya salah satu pemain juga. "Jackshien ke mana ya, sepertinya dari jam awal istirahat tadi tidak terlihat apakah dia izin pulang karena sakit atau apa?" "Kurang tau ya, kalau kamu pengen tau tanya langsung sama Pak Sutradara saja biasanya kalau mau izin dan lain-lain selalu izinya sama dia." Ujar salah satu pemain. "Baiklah terimakasih yah, akan ku tanya.." Sambil tersenyum dan meninggalkan pemain itu. Dia pun mencari Pak Sutradara yang ternyata juga tidak ada di mana-mana sampai akhirnya salah satu kru menanyakan nya. "Cari apa Olive?" "Pak Sutradara di mana ya, kok di cari-cari tidak ada?" Ujar Olive sembari kebingungan. "Oh dia sedang keluar sebentar dengan supirnya karena sedang mengurus mesin mobilnya yang sudah lama tidak di service memangnya ada keperluan apa kamu mencari nya? Kalau misalnya ini adalah urusan penting silahkan telepon saja tapi misalkan tidak terlalu penting tinggu dia pulang saja baru kamu tanya soalnya kalau telepon yang kurang penting pada saat dia sedang sibuk keluar nanti kamu kena omel sama dia." Kata Kru. "Baiklah akan ku tunggu dia pulang ke sini saja, terimakasih ya..." Melemparkan senyuman. Oliviareidya pun menunggu Pak Sutradara untuk menanyakan tentang keberadaan Jackshien terapi baru saja menunggu ternyata yang duluan sampai adalah Jackshien dan dia pun sedikit gugup untuk menanyakan tentang keberadaan Jackshien tadi yang ntah dari mana. Akhirnya dengan memberanikan diri dia pun menanyakan. "Kamu dari mana Jackshien? Kenapa dari istirahat tadi tidak bertemu kamu di sini..." Tanya Oliviareidya dengan wajah yang gugup. Jackshien pun terkejud bari kali ini ada seorang teman aktornya yang bertanya sampai segitunya padahal kan ini bukanlah hal yang menganggu nya dan bukan urusannya tetapi karena malas takut kejadian seperti waktu itu akhirnya dia berusaha menjawab dengan nada yang sangat baik. "Dari istirahat di luar sama teman ku sudah yah sudah mau masuk istirahat aku mau ke kamar mandi dulu." Langsung meninggalkan Olive. Olive pun merasa legah dan rasa gugupnya berubah menjadi lebih enjoy karena ternyata Jackshien tidak marah padanya tentang hal yang di pertanyakan nya tadi. Hal hasil membuat olive menjadi senang, menurutnya Jackshien adalah pria idaman yang sekarang akan di dekatkan nya dengan perlahan dan dengan sangat yakin bahwa suatu saat Jackshien pasti akan menjadi miliknya segera. Syuting pun segera di mulai dan Pak Sutradara pun datang dan Kru melaporkan bahwa dirinya di cari oleh Olive dan Pak Sutradara pun datang menghampiri Olive yang masih tersenyum-senyum. "Ada ada apa kamu mencari saya Olive?" Tanya Pak Sutradara spontan membuat Olive terkejud. "Astaga! Aduh Bapak... Terkejud saya, ada apa Pak?" Olive yang terkejut dan menanyakan balik. "Saya bilang, kamu mencari saya tadi? Ada apa Olive..." Ujar Pak Sutradara sekali lagi. "Hm itu, tidak jadi Pak saya sudah lupa tentang hal apa yang saya ingin pertanyakan he-he-he..." Sambil cengengesan akhirnya Pak Sutradara hanya menggelengkan kepala dan meninggalkan Olive. Tidak lama kemudian syuting pun kembali di mulai dengan baik tetapi ketika syuting yang di malam hari malah terjadi dengan kurang baik yang di sebab kan oleh Oliviareidya yang terlihat kurang fokus dan sering kali di tag ulang karena seringnya lupa teks dialog bagiannya yang dia lakukan hanyalah tersenyum tidak jelas melihat Jackshien dengan terpesona. "Kamu kenapa lagi Olive?" Jackshien yang kebingungan melihat tingkah olive yang dari tadi senyum pada nya. "Tidak apa-apa he-he-he..." Sambil cengengesan dan membuat Pak Sutradara harus meneggurnya. Berdiri dan menekak kan ke Olive. "Sini kamu!" Seperti sedang marah. Dengan semua yang terkejud mendengar tekakan Pak Sutradara membuat semua yang ada di sana terdiam dah Olive pun dengan kaget dan takut pun pergi ke Pak Sutradara dengan tertinduk ketakutan. "I-Iya pak, hmm..." "Kamu ini kenapa sih? Kok jadi begini awalnya kamu itu bagus banget loh. Coba kasi tau saya alasan kamu jadi seperti ini itu kenapa dan ada apa gitu loh. Apakah ada masalah dalam keluarga atau di sini atau bagaimana jujur ya saya marah loh sama kamu. Kamu paham tidak! Kamu di tanya dan di kasi tau selalu cengengesan saya paling tidak suka ya. Kalau bercanda ya ada waktu nya dan serius juga ada waktunya.paham ya?" Dengan nada yang lantang. Olive pun mengeluarkan air mata karena ketakutan dan merasa bersalah dengan dirinya yang seperti sekarang. "Baik Pak, saya minta maaf saya tidak akan mengulangi lagi." Dengan tersendu. "Bukan hanya maaf yang saya inginkan, tapi yang kamu lakukan itu yang saya mau jangan hanya minta maaf tetapi tidak di lakukan. Jadi gini ya jika saya lihat kamu masih seperti ini saya dengan sangat sangat meminta maaf akan melepas kontrak dengan kamu dan akan mencari pengganti baru yang lebih bijak dan serius lagi. Paham ya?" Dengan menatal Olive dengan tajam. Karena takut dirinya akan di ganti dan berfikir bahwa pasti akan ada adegan romantis yang di ganti sehingga dirinya juga tidak akan bisa lagi berdekatan dengan Jackshien. "Jangan pak, saya akan pastikan saya akan lebih baik lagi dalam bekerja tapi saya mohon sangat mohon jangan putus kontrak saya karena saya juga sangat cinta dengn para kru di sini yang sangat baik dan ini juga film pertama yang saya main kan pak jadi saya mohon beri saya kesempatan pak, saya janji saya akan menjadi yang terbaik dan melakukan akting yang bagus untuk bapak supaya para fans juga merasa senang dengan film atau pun sinetron ini." Dengan meng-anjali tangan dan menangis memohon pada Pak Sutradara. " Baik saya akan berikan kesempatan untuk mu tapi jika kali ini kamu sia-sia kan saya pastikan kontrak akan tetap sata putuskan paham ya? Sekarang sana kembali syuting dan hapus air matamu." Kata Pak Sutradara. "Intan tolong tambahin itu makeup Olive sudah pada luntur karena air mata." Ujar Pak Sutradara pada MUA mereka. "Baik pak." Langsung sigap merias Olive lagi yang masih sesegukan.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN