bc

Cinta Yang Tersampaikan

book_age16+
463
IKUTI
1.8K
BACA
fated
friends to lovers
goodgirl
sweet
humorous
witty
first love
secrets
lonely
novice
like
intro-logo
Uraian

Dua anak kecil yang bertumbuh hingga dewasa bersama, ternyata dibalik pertemanan mereka yang awet hingga dewasa juga diwarnai pertengkaran kecil seperti pertemanan pada umumnya yang membuat keduanya malah tambah dekat dan walaupun berbeda pekerjaan serta kesuksesan tak membuat keduanya saling menjatuhkan malah keduanya saling suport.

(cover:canva)

chap-preview
Pratinjau gratis
Pertemanan Yang Berlangsung Hingga Dewasa
Pertemanan dari kecil yang bertahan hingga dewasa ini sangat jarang terjadi. Pertemanan mereka indah meski diwarnai pertengkaran kecil, malah pertengkaran itulah yang membuat mereka semakin dekat. Tetapi indah sekali pertemanan mereka dengan berbagai percikkan beratem hal kecil malah membuat keduanya semakin dekat seperti layaknya sepasang kekasih yang baru merajut cinta, Hari demi hari berlalu dengan indah dengan pagi hari yang selalu dapat perhatian melalui pesan, terkadang makan siang bersama disaat jam istirahat kerja walau lokasi kerja mereka yang berbeda, hingga malam hari setelah pulang syuting mereka saling mengirim chat mencurahkan isi hati mereka disetiap harinya melalui w******p ataupun bertemu langsung. Ketika sedang dalam suasana malam sehabis pulang syuting seperti biasa mereka saling berchat-an dan memulai percakapan, Jackshien yang setiap malam selalu mencari Chelseaheila duluan pun sering membahas tentang rasa sedihnya. "Yah mau bagaimana lagi menjadi seorang aktor memang pilihan dan keinginanku tapi aku tidak tau akan sangat pedasnya cacian, ancaman, serta kejahatan yang dilontarkan kepadaku bahkan terkadang ke keluarga ataupun teman teman aktorku lainnya yang terkena imbasnya, tapi beruntungnya aku tidak pernah memberitau kepada awak media bahwa kamu adalah teman kecil ku sehingga kamu tetap aman dan tidak akan ada orang yang melontarkan hal jahat mulai dari ancaman, perkataan maupun teror dari orang yang tidak menyukai kesuksesan dan kebahagiaan ku." Chelseaheila dengan sabarnya mendengar curahan hati teman kecilnya," Sudahlah tidak perlu dipikirkan sepanjang hari, dibawa santai saja lagian kamu sukses itu dengan kerja kerasmu jadi jangan pedulikan selagi hidupmu tidak menguras beras mereka." Jackshien membaca balasan Chelseaheila sambil tersenyum, "Tapi ketika mereka seperti itu kepada ku aku selalu berusaha tidak menanggapi ataupun menganggap serius apa yang mereka lontarkan kepada ku walau hanya dilontarkan ke postingan mediasosialku saja, tetapi ada saat dimana kondisi ku yang capek setelah bekerja membuatku menjadi sensitif sehingga ketika mendengar ataupun membaca lontaran atau gosip yang tidak benar sering kali membuat diriku sedih, cemas, tidak percaya diri, dan lain sebagainya." Chelseaheila pun merasa sedih mendengar keluh kesahnya, "Ya begitulah manusia Jackshien, terkadang ada yang suka dan tidak suka pada kita walaupun kita tidak pernah merugikan mereka sedikitpun." Jackshien membalasnya dengan terharu, "Benar katamu ya aku juga terkadang berfikir seperti apa yang kamu katakan kepadaku, tetapi apa boleh buat menjadi aktor adalah keinginanku walaupun pasti sudah resiko diperlakukan seperti itu oleh orang yang tak dikenal sekalipun." Chelseaheila merasa ngantuk dan akhirnya tertidur, tak sempat membaca dan membalas pesan Jackshien. Jackshien yang belum ngantuk pun mengecek kembali w******p-nya, "Chelsea???" Tak kunjung ada tanda-tanda baca pesan ataupun balasan pesan dari Chelsea, lalu Jackshien pun memutuskan untuk tidur. Keesokan harinya dipagi yang cerah Chelsea terbangun dan mengingat bahwa chattingan-nya dengan Jackshien masih belum berakhir, ketika di cek ternyata benar ada 2 hingga 3 pesan yang belum terbaca iapun bergegas membaca dan membalas pesan tersebut. "Hallo Jackshien aduh maaf ya, semalam aku ketiduran karna sudah ngantuk berat." Jackshien yang sudah dilokasi syuting dan segera menjalankan syutingnya pun segera membuka w******p setelah mendengar bunyi dari hpnya, ternyata ada balasan pesan dari Chelsea. Tertawa Jackshien setelah mengetahui isi pesan Chelsea, " Ha-ha-ha-ha kenapa tidak bilang bahwa kamu sudah mengantuk." Chelsea dengan terburu-buru pun tidak sempat membalas pesannya karena mengejar waktu untuk siap-siap berangkat kerja, siangnya disaat jam istirahat seperti biasa jika sempat Jackshien akan menyusul dan makan siang bersama Chelsea. Dengan tawa dimuka Jackshien," heii kenapa lagi kamu tidak membalas pesanku,apakah kamu tertidur lagi pagi ini seperti semalam? Hahah." Dengan ekspresi Chelsea yang kaget," apa? Kamu sudah membalas pesanku ya heheh, maaf bukan tertidur pagi ini melainkan aku buru-buru berangkat kerja karena agak sedikit telat bangunnya soalnya semalam kita chattingan sampai sangat malam jadi jam tidurku sedikit berkurang." Dengan canda tawa mereka lontarkan siang itu sampai mereka berdua terbahak-bahak hingga lupa, waktu istirahat mereka sebentar lagi sudah akan berakhir. Dengan cepat mereka berdua segera melahap makanan mereka, terkejar waktu membuat keduanya sempat tersedak dan lanjut dengan lahap menyantap makan mereka lagi sampai jam istirahat selesai. Chelsea dan Jackshien pun bergegas kembali ketempat kerja mereka masing-masing dengan canda tawa yang masih mereka berdua lontarkan, hingga sudah jam kerjapun keduanya masih suka terbawa suasana pada saat makan siang tadi yang membuat mereka tersenyum-senyum sendiri ketika sedang bekerja. Dimalam hari ketika sudah jam Chelsea pulang kerja, ternyata Jackshien datang lagi untuk mengajaknya makan malam kaki lima. Dengan ekspresi yang masih tersenyum seakan ingin tertawa karena perihal tadi siang akhirnya Chelsea pun ikut ajakan Jackshien dan akhirnya merekapun pergi dengan kendaraan mereka masing-masing, sesampainya disana mereka segera memesan nasi goreng dan segera duduk. Jackshien yang kelaparan menghela nafas, "kau tau ak selalu mengingat canda kita di siang tadi hingga membuatku tidak konsen dalam bekerja ha-ha-ha." Chelsea tertawa, " ha-ha-ha-ha aku sama sepertimu, karena candaan tadi siang membuat diriku tidak dapat bekerja dengan optimal." Percakapan merekapun sempat sedikit terhenti dikarenakan sudah kelaparan dan merekapun fokus makan dengan lahap menyantap nasi goreng pesanan mereka, tapi tertawa pun dimulai kembali setelah mereka selesai makan. Chelsea yang sudah tertawa hingga capek, "sudahlah! ha-ha-ha aku sudah tidak mampu lagi ,aku sudah tertawa dari siang hingga sekarang." Jackshien yang sedang berusaha menahan tawanya, "baiklah ha-ha-ha-ha aku juga sudah capek dan sakit perut karena tertawa terus ha-ha-ha." Chelsea menghela nafas, " mari kita pulang , lagian sudah malam juga." Jackshien mengangguk, "iya mari kita pulang kasihan juga kamu pulang jam segini, makasih ya sudah meluangkan waktu malam mu yang harusnya untuk beristirahat malah ikut pergi makan malam bersamaku." Mereka berdua saling melambaikan tangan dan berpamitan pulang kerumah masing-masing. Ucap Chelsea, "sampai jumpa Jackshien, terimakasih sudah mengajakku makan malam sampai jumpa hati-hati dijalan ya jangan ngebut." Melambaikan tangan ke Chelsea, " baik sama-sama, sampai jumpa juga ya jangan bawa motor ngebut-ngebut ntar terbang loh kamu ha-ha-ha." Chelsea tertawa, " ha-ha-ha iya tenang aja aku ngak ngebut kok, aku duluan yah bye." Sampainya dirumah, Chelsea dan Jackshien bergegas mandi dan siap-siap untuk tidur karena sudah sangat lelah tertawa sepanjang hari dan juga lelah karena bekerja sepanjang hari. Suara ayam pun berkokok menyuruh orang-orang untuk segera bangun, Chelsea kali ini tidak kesiangan seperti hari kemarin dan Jackshien pun sudah bergegas bangun dan sudah siap-siap untuk berangkat kerja. Diperjalanan berangkat kerja Jackshien menelpon Chelsea, karena takut dia kesiangan bangun seperti kemarin. Sambil menyetir, Jackshien menelpon Chelsea dan diangkat tak lama kemudian Chelsea mengangkat panggilan telepon dari Jackshien. Turun dari motor dan segera masuk supermarket tempat dia bekerja. "Hallo kenapa Jackshien?" Sambil fokus mengemudi. "Hallo Chelsea, gimana sudah berangkat kerja belum?" Chelsea yang sibuk menaro tas dilaci karyawan. "iya sudah kok ini sudah ditempat kerja, kenapa Jackshien?" Sudah memasuki parkiran lokasi kerjanya Jackshien, "iya bagus deh, gak kok hanya pastiin aja takut kamu bangunnya agak telat seperti kemarin he-he-he yaudah kalau gitu aku kerja dulu ya sudah sampai juga ni." Chelsea berjalan menuju meja kerja. "Okey aku juga mau kerja dulu ni." Merekapun sibuk dengan kerjaan mereka masing-masing, sampai siang hari disaat jam istirahat sudah datang Seperti biasa mereka akan makan bersama tapi kali ini mereka tampaknya sangat lelah dengan kerjaan mereka hari ini ditambah hujan yang membuat udara begitu sejuk sehingga membuat orang-orang mengantuk. Hembusan angin udara sejuk dari hujan hari ini, membuat orang-orang termasuk keduanya ingin terlelap walau mereka sedang makan, mata yang mulai susah membuka dan kesadaran yang sedikit berkurang seperti kurangnya kefokusan membuat keduanya seperti ingin terlelap tidur tetapi tanpa mereka sadari jam istirahat sudah berlalu 1jam dan jam istirahat pun berakhir. Dengan tumpukan dokumen yang harus di input oleh Chelsea serta syuting yang belum selsesai, malah membuat fokus Mereka dalam bekerja hilang sedikit demi sedikit akibat kondisi cuaca hari ini yang pada akhrinya membuat Chelsea sempat ketiduran dimeja begitu juga Jackshien yang juga tertidur disela break syuting. Tak lama setelah Chelsea tertidur, terdengar suara rekan kerja yang membangunkannya dan dengan tepukan dipundaknya. Rekan kerja Chelsea, "Chelsea bangunlah!" Chelsea yang masih terngantuk-ngantuk, "iya,kenapa sih baru aja terlelap sebentar." Rekan kerja Chelsea, "bangunlah jangan seperti ini, biarpun atasan menyanyangimu lebih dari karywan lainnya kamu tidak boleh semena-mena tertidur seperti ini Chelsea." Chelsea menguap, "bukan begitu, tapi kondisi cuaca hari ini membuatku sedikit terlelap karena sejuknya angin dari hujan." Sambil memgelengkan kepala dan hendak berjalan kembali kemejanya. "Kamu tidak sedang sakit kan?" Chelsea sambil menggelengkan kepala, " tidak, saya baik-baik saja kok." Rekannya pun kembali bekerja dan akibatnya Chelsea pun pergi mencuci mukanya agar tidak terlihat seperti orang yang baru bangun tidur setelah itu Chelsea pun segera kembali melanjutkan pekerjaanya tersebut. Namun berbeda dengan Jackshien yang masih memiliki jam tidur yang cukup lama dibanding Chelsea yang hanya bisa terlelap sebentar, namun tiba-tiba Jackshien pun terbangun karena handphone nya yang sedang berbunyi. Ternyata itu adalah panggilan dari teman sesama aktornya yang sedang menawarkan kerja kepadanya untuk foto endorse bersama satu wanita seorang selebgram terkenal bernama Oliviareidya, tawaran kerjanya pun diterima dan keesok harinya. Dikeesokan paginya, sebelum foto untuk endorse nya dimulai, keduanya pun saling bersalaman serta berkenalan agar tidak ada rasa canggung yang berlebihan ketika berfoto bersama. Oliviareidya menjulurkan tangan terlebih dulu. "Hai namaku Oliviareidya, salam kenal ya senang bertemu danganmu." Ekspresi senyum Jackshien sambil menjulurkan tangannya. "Hai Oliviareidya, saya Jackshien salam kenal senang bertemu denganmu." Dengan banyak tim yang sudah mulai berdatangan, kamera yang sudah tertata didepan background foto serta lampu foto yang sudah tertata dengan baik, Pemotretan pun dimulai. Fotografer memegang kamera sambil mengarahkan pose yang akan mereka pakai, keduanya tampak sangat keren dengan mengemukakan ekspresi wajah yang sesuai dengan arahan fotografer membuat hasil foto yang mereka jalani selama berjam-jam menghasilkan hasil yang sangat memuaskan sehingga tepuk tangan dari tim pun diberi untuk mereka berdua. Tim, "wahh baguss banget hasilnya kerja keras yang bagus Oliviareidya, Jackshien." Jackshien dan Oliviareidya, "terimakasih banyak." Sambil tersenyum Jackshien merangkul salah satu tim. "Ini semua juga berkat kalian para tim yang hebat, yang sudah memandu kami untuk sebagai mana kami berpose yang keren sehingga menghasilkan hasil foto yang bagus seperti ini he-he-he." Dengan ekspresi senyum lebar Oliviareidya, "benar sekali jika tidak ada tim hebat seperti kalian yang memandu kami mana bisa hasilnya se-memuaskan ini, ini semua berkat kerja keras kalian juga bukan hanya kerja keras saya dan Jackshien." Sudah siang hari rasa laparpun dirasakan oleh Jackshien akhirnya, dia pun bergegas pergi membeli makanan dan bergegas pulang untuk istirahat. "Teman-teman saya pulang duluan ya, terimakasih kerja sama nya untuk hari ini." Tim dan Oliviareidya, "okey.. hati-hati dijalan." Perjalanan membeli makanan, dia memikirkan Chelsea yang akhrinya dia pun membeli makanan untuk Chelsea juga dan mengantarkan makanan itu ke tempat kerja Chelsea. Berjalan masuk tempat kerja Chelsea dan menghampirinya. "Hai, ini ada makanan untuk kamu. Chelseaheila sambil mengerjakan pekerjaanya. "Iya makasih ya, lagi pulang awal ya kerjanya?" Sambil melihat Chelsea sibuk mengerjakan pekerjaanya. "Iya ni hari ini ngak syuting, cuma ada pemotretan endorse produk temen sesama aktor ku saja." Sambil mengintip makanan yang diberikan Jackson. "Wangiii bangettt!" Tertawa Jackshien, "iya pastilah ha-ha-ha." Chelseaheila melihat kedua tangan Jackshien, "kamu gak beli untuk kamu sendiri Jackshien?" Jackshien, "Ada kok, punyaku ada didalam mobil.' Chelsea, "ohh... Ha-ha-ha ku kira kamu gak beli untuk kamu juga, makasih ya sekali lagi udah dibeliin dan di bawain makanannya." Jackshien mengelus kepala Chelsea. "Iya sama-sama he-he-he... Yasudah kamu lanjut kerja ya aku mau pulang makan dan istirahat dulu." Chelsea dengan wajah bahagia. "Iya hati-hati dijalan yah." Jackshien, " okey bye, semangat kerjanya!" Chelsea melambaikan tangan. "Byee, makasih yaa." Keluar dari tempat kerja Chelsea, dia pun langsung bergegas untuk segera pulang dan tak sabar melahap makanan yang dia beli dan segera beristirahat. Sore sudah tiba, Jackshien pun bangun dengan segar dan bergegas mandi karena hari ini berkerja tidak sampai malam dia mengajak orangtuanya pergi ke restoran untuk makan bersama. Mengambil kunci mobil. "Hari ini kita makan bersama yuk ma, pa mau gak kan sudah lama kita tidak pergi makan bersama diluar." Mama dan papa tersenyum, dan menerima ajakan putra nya tersebut. Mama tersenyum. "Maulah masa gak mau he-he-he." Papa tersenyum. "Bentar yah mama dan papa siap-siap dulu kamu tunggu di mobil aja, ntar mama sama papa nyusul kamu." Senyum bahagia terpampang di wajah Jackshien. " Baik pa, Jackshien tunggu di dalam mobil ya." Kedua orangtuanya yang sudah siap pun segera menyusul anaknya di dalam mobil dan mereka pun segera berangkat menuju restoran, sesampainya mereka memesan berbagai macam makanan enak. Raut kebahagiaan diwajah kedua orangtua dan Jackshien terlihat sangat jelas bahkan mereka terlihat melempar lelucon bersama sambil menunggu pesanan makanan mereka datang, Tentu pasti mereka sangat rindu kebersamaan makan bersama diluar dikarenakan jadwal kerja yang sangat padat membuat Jackshien jarang punya waktu keluar makan bersama kedua orangtuanya. Tiap pulang selalu bertemu dimalam hari dengan rasa lelah yang terkadang membuatnya tidak sempat membawa kedua orangtuanya pergi makan bersama atau pun jalan-jalan bersama, Orangtua yang sangat mengerti anaknya tersebut sekalipun tidak pernah mengajak anaknya ketika terlihat capek pulang kerja setiap hari sampai larut malam hanya karena keinginannya untuk bisa makan bersama diluar bersama putranya tersebut. Rindu itu sudah pasti jelas dirasa oleh kedua orangtuanya apa lagi Jackshien yang sebenarnya juga merindukan suasana makan bersama kedua orangtuanya diluar sesekali, bersyukur pekerjaan hari ini tidak sampai larut malam seperti biasa jadi dia bisa membawa orangtuanya makan bersamanya diluar. Pelayan berdatangan membawa banyak pesanan yang mereka pesan, mereka pun menikmati makanan yang mereka pesan dengan sangat senang. Mama tesenyum bahagia. "Terima kasih ya nak, sudah membawa mama dan papa untuk makan sore di restoran hari ini.. sudah lama kita tidak makan bersama diluar rumah." Papa dengan wajah bahagia. " Terima kasih nak sudah bekerja keras dan membanggakan mama dan papa, kami sangat bersyukur atas apa yang sudah kamu berikan kepada mama papa hari ini." Jackshien terharu. " Apa yang jackshien bisa berikan hari ini seperti makan banyak di meja ini sekarang serta apa yang sudah aku dapat dari kerja kerasku juga semua adalah doa dari mama dan papa, terima kasih untuk papa yang sudah susah payah bekerja keras untuk ku dan mama sekarang gantian Jackshien yang memberikan itu semua untuk kalian berdua mama dan papa." Mama dengan terharu mengelus tangan Jackshien. "Jangan seperti itu nak, itu semua sudah tugas kami sebagai orangtua." Papa mengelus pundak Jackshien. " Benar apa kata mamamu." Jackshien mengeluarkan air mata sambil memandang kedua orangtuanya dengan haru. " Tidak, aku tetap harus berterimakasih kepada kalian berdua mama dan papa tidak lupa berterimakasih pada tuhan juga yang sudah mengirim aku pada dua orang yang sangat baik seperti kalian... Terima kasih juga buat mama yang sudah melahirkan ku." Kemudian mereka bertiga berpelukan dan saling tersenyum haru, selesai makan mereka bertiga kembali kerumah untuk ber istirahat terutama Jackshien yang harus segera istirahat karena harus kembali bekerja lagi besok." Pagi hari tiba, Jackshien pun seperti biasa harus bekerja kembali dilokasi syuting yang baru karena syuting waktu itu sudah selesai. Jackshien bertemu pemain baru dan saling berkenalan satu sama lain, dan setelah itu langsung memulai syutingnya smpai larut malam seperti syuting biasanya. Lain halnya dengan Chelsea, dia masih bekerja ditempat yang lama meskipun begitu Chelsea tidak keberatan karena dia sangat diterima kehadirannya sebagai karyawan oleh karyawan yang lebih dulu bekerja disana walaupun tidak bertahan lama seperti Chelsea yang sudah 7 tahun bekerja disana. Apa lagi atasan Chelsea yang sangat menyanyanginya karena kerja kerasnya yang jujur, jadi tempat kerjanya sudah seperti rumah keduanya beserta karyawan dan atasan yang sudah seperti keluarga sendiri membuatnya bisa bertahan disana dan merasa nyaman, hingga enggan mencari tempat baru yang lebih dari ini. Terkadang ada saatnya manusia tiba-tiba tertidur ditempat kerja sama halnya seperti yang di alami karyawan sana termasuk Chelsea, tetapi atasan yang baik tersebut tidak pernah memarahi mereka hingga karyawan sana dibuat merasa bersalah karena kebaikan bosnya. Jadi jika salah satu dari mereka ada yang tertidur saat bekerja, mereka akan saling mengingatkan dan membangunkan seperti waktu itu ketika Chelsea ketiduran saat bekerja. Hari ini Chelsea bangun lebih pagi dari biasanya, karena merasa sudah lama tidak lari pagi hari ini Chelsea pun menyempatkan diri untuk berolahraga lari pagi sekitar 30 menit saja karena mengingat hari ini dia masih kerja jadi dia harus membangsi waktunya untuk olahraga dan berangkat bekerja. Chelsea pun mulai berlari dengan perlahan mengelilingi kompleknya dengan santai dan menikmati udara sejuk yang nyaman di subuh dini hari, Perlahan sedikit demi sedikit Chelsea mulai berkeringat. Lari sambil ngos-ngosan. "Huft..huft...ahh udah lama gak joging, capek juga ya padahal baru keliling 1 putaran." Hari yang semakin pagi dengan hari yang mulai terang, membuat Chelsea bergegas pulang untuk bersiap-siap makan, mandi, dan berangkat kerja. Terlihat lebih segar Chelsea menyapa teman-teman se-pekerjanya. "Selamat pagi semua.. semangay kerjanya." Semua terheran memandangnya dan salah satu teman kerjanya bertanya dengan sedikit tersenyum. "Kamu kenapa hari ini? terlihat lebih segar." Tertawa Chelsea. "He-he-he iyaa karena sudah lama aku tidak berolahraga subuh hingga mendekati pagi hari, hari ini aku melakukannya dengan berlari mengelilingi komplek yah lumayan sih menguras lemak dan lebih segar aja gitu." Setelah mendengar pernyataan dari Chelsea, semua teman kerja Chelsea sontak tertawa mendengar lelucon menguras lemak itu. Teman kerja Chelsea, "Ha-ha-ha ada-ada saja kamu." Chelsea dan teman-teman kerjanya pun kembali fokus bekerja, dengan tumpukan kertas yang berisi data penjualan yang harus segera mereka input dan harus bekerja dengan cepat dan teliti supayah semua kerjaan cepat selesai dam tidak menumpuk serta teliti agar semua susah payah yang telah mereka kerjakan tidak terjadi kesalahan kecil mau pun besar agak tidak terjadi hal fatal yang bisa mengakibatkam semua pekerja mengerjakan semuanya dengan ulang. Semua mata fokus pada layar monitor masing, sunyi nya suara para rekan, ributnya suara ketikan keyboard, bahkan deringan pesan dan panggilan telepon dari handphone pun tidak diperdulikan lagi pada situasi pagi hingga siang dini hari. Sampai siang saat jam istirahat, semua rekan kerja termasuk Chelsea tampak sangat kewalahan karena banyakanya kerjaan meng-input data hari ini hingga berjalan untuk membeli makan dikamtin luar saja membuat mereka sangat malas untuk berjalan membeli makanan, ataupun pergi memakan bekal mereka. Chelsea dengan wajah lelah. "Hmmm... Belum selesai lagi nih, gimana mau pergi makan." Saut salah satu teman kerjanya. "Iya sama aku juga belum selesai, ya nanti kita langsung lanjutin saja setelah makan." Chelsea menundukkan kepala diatas meja kerja. "Kalian duluan saja ya, aku capek banget ni males mau makan jadinya." Beberapa dari mereka pun pergi untuk makan siang dan beberapa dari mereka juga tetap tinggal dan tetap melanjutkan kerjaan mereka masing-masing, beberapa dari mereka yang sudah membawa bekal pun tidak dimakan karena kerjaan hari ini. Melelahkan pasti untuk mereka walau ini bukan kali pertamanya mereka mengerjakan pekerjaan sampai sesibuk dan sebanyak ini, sampai untuk meninggalkan pekerjaan dijam istirahat saja mereka tidak mau karena kelelahan harus keluar untuk makan makanan bekal mereka dan ada juga yang membelinya dikantin. Mereka yang tidak sarapan siang itu berfikir, bagaimana semua pekerjaan ini harus selesai hari ini juga ya walau bisa dilanjutkan diesokan harinya. Salah satu rekan kerja. "Ahh! Malas banget makan siang hari ini, mending dilanjutin aja kerjaan ini biar cepat selesai agar gak numpuk kebesokan harinya. Semua hanya mendengarkan ocehan rekan tersebut tanpa sautan atau jawaban dari satu orangpun, tiba waktunya waktu istirahat pun sudah habis dan satu persatu karyawan mulai masuk kembali dan melanjutkan pekerjaan masing-masing. Tampak yang sudah sarapan saja masih terlihat kelelahan sambil bekerja, sampai saat diwaktu sebentar lagi jam mereka pulang satu persatu dari mereka mulai mematikan komputer mereka karena sudah selsesai menyelesaikan tugas hari ini termasuk Chelsea. Chelsea dengan menguap. "Huammm..., Akhirnya selesai juga." Baru terdengar suara ribut dari karyawan yang kelelahan dan kelaparan, yang secepatnya ingin segera pulang istirahat dan makan dirumah. Salah satu rekan kerja sambil memakai helm. "Lama banget sih pulangnya bunyi terus ni perut ku, capek banget ni mau cepet pulang mana belum makan lagi dari siang!" Chelsea sambil memakai tas. "Sabarlah semua juga pada mau pulang kok istirahat sama seperti kamu, he-he-he jangan emosi dong." Semua rekan tertawa melihat Chelsea dan salah satu rekan kerja mereka, yang sudah tidak sabar mau pulang kerumah.

editor-pick
Dreame-Pilihan editor

bc

Kali kedua

read
220.3K
bc

Terpaksa Menjadi Istri Kedua Bosku

read
20.9K
bc

Dinikahi Karena Dendam

read
235.5K
bc

Sentuhan Semalam Sang Mafia

read
192.2K
bc

TERNODA

read
200.7K
bc

Hasrat Meresahkan Pria Dewasa

read
32.8K
bc

Setelah 10 Tahun Berpisah

read
82.1K

Pindai untuk mengunduh app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook