CHAPTER 2O Allisya menghela nafas, dia menatap Kenzie yang mood nya benar benar hancur. Dia berjalan kearah tempat tidur, lalu ikut berbaring disebelah Kenzie. Dia berbaring didepan Kenzie, menatap wajah Kenzie yang terlihat kesal dan Allisya tidak tau wajah apa yang ditampilkan Kenzie. "Kenzie" panggil Allisya lembut, dia mengelus rambut Kenzie lembut. "Apa?" tanya Kenzie ketus. Allisya mengernyit, Kenzie dibuat moodnya hancur oleh siapa dan marahnya kesiapa? "Mood mu hancur?" tanya Allisya, Kenzie yang awalnya menutup matanya sekarang membuka matanya. Menatap wanita yang begitu ia cintai. "Allisya tau sendiri" Kenzie menghela nafas, dia menarik tubuh Allisya agar semakin merapat padanya. "Seharusnya aku yang bad mood bukan kamu, Kenzie" Allisya menekan hidung mancung Kenzie gemas.

