Semesta seolah masih belum juga ingin memberikan sebuah ketenangan dalam kehidupan seorang Aldo Althazka. Masalah selalu datang silih berganti, layaknya bukit yang harus terus didaki. Mengenai Duta Althazka, pria yang paling dibenci oleh Aldo dalam hidupnya. Duta adalah orang yang merenggut sang mama dan nenek dalam kehidupannya. Mendengar kabar soal pembebasan Duta sungguh tak membuat Aldo tenang sedikitpun. "Aldo, kamu dengar?" Aldo kembali sadar dari lamunannya, suara Doni kembali menariknya pada kenyataan. "Saya baru dengar soal pembebasan Duta. Lagi pula, apapun itu saya tidak peduli." Jawab Aldo berusaha tampak tenang. Dia tak ingin menunjukkan sisi khawatirnya pada Doni. "Hentikan ego kamu itu, kita tak pernah tahu apa yang akan direncanakan oleh Duta. Segera ambil alih Tramonto

