Part 79--Definisi Teman

2429 Kata

Nirina hanya menatap sekilas Reno. Sosok yang cerdas, tetapi sayangnya sering sekali bermasalah dengan guru. Ya, bisa dikatakan Nirina versi laki-laki. Nirina enggan menanggapi Reno, bisa jadi akan ada perdebatan sengit. Reno juga sama-sama sosok yang cerdas, hanya saja kecerdasannya akan menurun ketika belum sarapan pagi. "Ren, mendingan kamu makan dan minum dulu. Biar otaknya enceran dikit. Kamu kalo lapar itu jadi orang meresahkan melebihi preman pasar burung. Burungnya yang lepas, eh, kandangnya yang disalahin," kata Nirina dengan santai seolah tidak ada dosa yang melekat pada Nirina. "Aku kok heran, ya, dengan sumber kecerdasan kamu yang berupa makanan? Jangan sampai kamu makan orang lagi," kata Reno menjawab ucapan Nirina yang sangat ajaib itu. "Kalo kamu mau aku makan kemarilah.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN