Davian secepat mungkin melajukan kendaraannya menuju ke kantor Athanasia. Ia tidak menyangka setelah tiga tahun menghilang, Limey kembali lagi. Masih segar dalam ingatannya, bahwa Limey mengatakan akan pergi dan tidak akan kembali untuk selamanya. Meninggalkan Davian, sosok yang sempat menyimpan perasaan dalam hatinya, untuk Limey. Setelah tiga tahun berlalu, tentu saja Davian tidak bisa terus menunggu Limey yang tak kunjung memberi kabar kepadanya. Saat itulah Davian banyak mengalami masalah dalam hidupnya. Sampai ia mencapai titik terberat, yaitu mengalami gangguan kecemasan yang berlebihan, karena kesibukannya di dunia bisnis. Pertemuannya dengan Athanasia seolah memberikan ketenangan untuknya. Dan saat ini hatinya telah ia labuhkan seutuhnya kepada sosok Atha. Bahkan dengan segenap k

