Bagian 51

2366 Kata

Hann  Aku memutuskan untuk keluar dari tempatku bekerja sebagai supir. Aku ingin mendirikan kedai kecil di dekat rumah dengan sedikit tabungan yang kupunya.            Kebetulan, Svein pun baru saja kehilangan pekerjaannya di kota karena satu tragedi yang menimpa kedainya. Atas kesepakatan kami, beberapa bulan setelahnya aku mendirikan sebuah kedai dengan tambahan Svein yang akan bertanggungjawab mengurusi dapur. Selama satu bulan sebelum aku membuka kedaiku sendiri, aku belajar meracik kopi dari Svein. Aku akui, dia benar-benar hebat. Mungkin karena pengalamannya yang panjang sebagai barista, lagi-lagi aku dibuatnya kagum dengan racikan kopi yang ia buat.Dalam pikiranku aku bergumam, “sepertinya aku siap bersaing dengan kedai-kedai kopi lainnya,” tukasku optimis. “Kedai Musim Labuh

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN