Hann Aku tidak tahu jika Nala memiliki penyakit aneh seperti itu. “Aku benar-benar meminta maaf soal itu, aku benar-benar tidak tahu, sungguh,” kata Alisa kepada Nala yang tak lama kemudian kembali setelah satu jam pingsan. Beberapa saat kemudian, Nala mafhum, karena memang aku tidak tahu apa-apa soal penyakitnya. Bahkan selama ini pun, ia tak pernah mengatakan apa-apa kepada Alisa soal penyakitnya lebih spesifik, terlebih padaku, sama sekali tidak. Setelah keadaan Nala mulai membaik, kami bertiga pulang bersama. Alisa kian merasa bersalah karena mengajaknya pergi ke gala konser, sekaligus ke pameran lukisan. “Nala memiliki penyakit psikotik,” jelas ibunya kepadaku. “Penyakitknya memang sulit disembuhkan. Alhasil, dia hanya bergantung pada obat-obatan,” bisiknya jauh-j

