56

1541 Kata

"Apa? Kenapa kamu ada di depan rumah orang pagi-pagi begini?" Kia menatap horor pria bersetelan rapi yang sedang berdiri di depan pintu rumahnya sambil tersenyum itu. Berbanding terbalik dengan pria itu yang malah melempar senyum semakin lebar. "Biasanya kalau orang dateng ke rumah temannya pagi-pagi itu mau apa?" Galaksi balik bertanya, ia melipat tangan di d**a dan tetap memamerkan senyum tertampan yang dia punya. Kia mengerutkan keningnya, "Emangnya kita temen?" Galaksi terperangah sebelum akhirnya dia tersenyum miring dengan tatapan mata penuh arti. "Oh! Jadi kamu maunya lebih dari temen?" tebalnya percaya diri. Kia mengerjapkan matanya beberapa kali setelah mendengar ucapan Galaksi itu. Kemudian dia menggelengkan kepala pelan dan menatap pria di depannya dengan miris. "Dasar b

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN