57

1530 Kata

"Gua ngantuk, bangunin gue nanti ya kalau gurunya udah masuk." Firman mengangguk kemudian kembali fokus pada game di ponselnya. Ia sudah dengar bahwa ada masalah di keluarga cakra yang mau tidak mau membuat sahabatnya itu kekurangan tidur karena kepikiran. Meskipun Cakra terlihat cuek dan tidak mudah perduli pada orang, tapi tetap saja lelaki itu sangat menganggap istimewa seluruh keluarganya sehingga ketika keluarganya dalam masalah ia akan ikut kepikiran meskipun kadang tidak bisa melakukan apapun. "Temen lo ngapain itu?" Firman menaikan sebelah alisnya saat melihat Matahari berdiri di depan meja yang ia tempati bersama Cakra. "Tidur," jawab Firman singkat. Matanya terus menatap ke arah layar ponsel dengan tangan lihai yang menyentuh layar, tanpa mendongak ke arah Matahari yang ma

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN