58

1543 Kata

"Engga kerasa udah mau jam delapan aja." Galaksi bangkit dari duduknya dan merenggangkan otot-ototnya yang terasa kaku karena terlalu lama duduk dengan posisi tegak di depan komputer. Tubuhnya lelah sekali, tapi ia sudah berjanji akan menjemput Kia di tokonya. Dia tidak mungkin membiarkan Kia pulang menggunakan taksi atau ojek online, tidak bisa ia biarkan begitu. Apalagi tadi pagi dirinya juga alah yang menjemput Kia jadi tidak mungkin saat pulang ia membiarkan Kia pulang sendirian. Galaksi meraih ponsel yang terletak di dekatnya kemudian mendial nomor yang selalu ada di daftar teratas log panggilannya. "Belum pulang kan?" tanyanya saat panggilan tersambung. "Belum, bentar lagi baru mau tutup," jawab Kia di seberang sambungan. Galaksi mengulum senyum hanya karena mendengar suara ga

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN