DEAL

4353 Kata

Ana menghembuskan nafasnya pelan. Dia mulai risih sekali. Sudah seminggu Fernando selalu datang ke rumah dan seminggu ini juga Mama belum bisa menerima dia. Ah, aku pusing. Setiap datang, Mama selalu menolak Fernando. Ya mungkin hanya menyapa sekilas lalu meninggalkan Fernando dengan suami dan anak laki-lakinya, Ilham. Sementara sang Mama? Mama akan memeluk Ana sambil nonton TV. Selalu begitu. Seperti sekarang. “Kamu kenapa, nak? Kok dari tadi menghela nafas aja? Ada yang sakit?” Mamanya langsung panik sendiri. Ana menyentuh bahu Mamanya untuk menenangkan. “Enggak kok, Ma. Aku gak kenapa-napa.” Jawab Ana pelan. “Seriusan?” Nada penuh kehawatiran masih ada, bahkan Mamanya menatap matanya intens untuk memastikan kejujurannya. Ana mengangguk. Gadis itu mengeratkan pelukannya ke tubuh M

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN