Erick menjamin ia aman. Batang adalah kota kecil yang sangat tenang, terlebih ia tinggal puluhan kilo jauhnya dari pusat kota. Alarick tidak akan dengan mudah menemukannya. Tujuh bulan lebih ia menyembunyikan diri di sini, dari perutnya rata hingga kini membuncit sempurna. Alina aman, Erick sungguh-sungguh dengan ucapannya, hingga hari ini. “Beli perlengkapan bayi, yuk, Lin,” ajak Salma. Perempuan itu sangat memperhatikan segala kebutuhan Alina. “Erick juga butuh untuk persiapan persalinan Amira, sekalian saja kita ikut.” Alina menolak, meski tidak banyak, tetapi Alina telah menerima lungsuran dari anaknya Salma. Ia merasa sudah cukup, tidak ingin merepotkan keluarga baik hati tersebut. Namun, Erick memaksa untuk mengajaknya serta. Menurut Erick, itu merupakan bagian dari tanggung jaw

