11.7

1339 Kata

Suara tamparan membuat Naufal menutup kedua matanya. Ia sedang bermain bersama sang Bunda saat Oma datang tiba-tiba dan marah-marah. Omanya yang lembut tidak pernah marah apalagi memukul orang jadi Naufal tidak bisa untuk tidak ketakutan. Naufal menyumbat kedua lubang telinganya dengan jari telunjuk dan menutup kedua mata untuk mengatasi ketakutan yang menderanya. Telapak tangan asing mencoba menangkup pipinya, telapak tangan kecil seperti miliknya. Dengan segala resiko Naufal mencoba mengintip dan ia menemukan Naura di sana. Bocah itu tidak pernah merasa beruntung memiliki Naura sebagai sepupu sampai detik ini. Naura yang sering ia katai cengeng itu menggantikan kedua telunjuknya di telinga dan membawanya berdiri. Tanpa banyak cerita Naufal dibimbing oleh sepupunya keluar dari rumah meni

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN