11.6

1230 Kata

“Iya.. saya sudah ketemu si kecil.” “...” “Hm, iya.” Selesai berbicara dengan istrinya di telepon, Arifin berbalik sehingga kini ia berhadapan dengan Uci dan membelakangi pemandangan terbaik yang dimiliki oleh hotel tempat mereka berada. Arifin memang sedang ada urusan kantor di Bali untuk dua hari kedepan. Baru ia menginjakkan kaki di pulau ini, istrinya tiba-tiba menelfon dengan suara patah-patah, meminta dirinya untuk membawa si kecil bersamanya. Awalnya ia menolak dengan tegas, Uci milik suaminya sekarang sehingga ia tidak bisa membawa putri mereka itu seenaknya. Tangisan pilu istrinya ternyata tidak seberapa jika dibandingkan dengan apa yang ia temukan di internet. Arifin tidak pernah merasa semalu ini saat melihat menantu kebanggaannya melakukan hal yang tidak pantas dengan pere

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN