Akhirnya setelah berhari-hari terbaring, Hasbiya diperbolehkan pulang. Keadaan Hasbiya sudah membaik, meskipun kepalanya masih berbalut perban. "Mas Danu.. hari ini kita pulangkan." "Iya tapi.." "Tapi apa, Mas." Dani tak mungkin membawa Hasbiya ke rumahnya, ia juga mendapat gertakan dari Arvi untuk tidak membawa Hasbiya kemana pun terkecuali kerumahnya. Lebih-lebih Arvi berhasil menyelidiki tentang keluarganya, dan itu sungguh membuat Dani frustasi. "Sepertinya kita harus tinggal untuk beberapa hari dirumah Arvino." Ucap Dani pasrah. "Apa! Rumah laki-laki itu." Celetuk Hasbiya mendongakan wajahya melihat kearah Arvi yang duduk santai di sofa. 'Laki-laki itu? Apa maksudnya laki-laki itu. Awas aja Hasbiya kalau ingatannya sudah sadar, aku akan menghukumnya habis-habisan.' Cerca Arvino

