45. KEGUSARAN ARVI

2005 Kata

Setelah kepergian Arvi beberapa waktu yang lalu, Lintang membuat Hasbiya senang lantaran ada teman bicara. Padahal kalau diingat dulu bagaimana hubungan mereka yang tidak pernah akur dulu. Itu juga karena Arvi, namun sekarang mereka menjadi teman baik apalagi Lintang sudah banyak sekali berubah. Lintang dan Hasbiya sekarang tengah duduk santai di taman belakang rumah sambil bermain dengan Sheza. "Makasih ya udah mau kesini, mbak." Ucap Hasbiya. Lintang yang sedang menggendong Sheza, ia tersenyum mendengar ucapan Hasbiya. "Sama-sama. Aku kangen banget sama Sheza." Hasbiya rasanya tidak pernah melihat Lintang sampai sumringah seperti sekarang. Mungkin kebahagiaan Lintang memang seorang anak, dimana ia belum pernah rasakan. Bahkan saat hampir merasakan dia harus rela keguguran. "Sheza juga

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN