Hasbiya melirik ponselnya berbunyi, ia menatap kesal Arvi layar ponselnya, ia malas mengangkat panggilan video dari Arvi. Bisa tau jika dia habis menangis. Hasbiya mengusap air matanya, kemudian ia bersiap untuk menyiapkan makan malam. Sheza juga sudah tertidur ditemani Lintang yang malah ikut tertidur. Hasbiya berjalan mengendap pelan membuka pintu agar sama sekali tak bersuara. Wanita itu berjalan berungut sendirian sambil kakinya mengarah dapur yang sudah ada bi Siti memasak. Masih saja hatinya merasa dongkol pada Arvi yang tergiang telinganya membentak dirinya. "Bi, Hasbiya bantu ya." Hasbiya mendekati Bi Siti yang sibuk. "Hasbiya potong kentang saja." Hasbiya mengambil kentang yang sudah di cuci Bi Siti. "Non Hasbiya kenapa? Lagi kesal sama siapa?" Hasbiya menghela napas lelah, Bi

