Beberapa hari setelah operasi Hasbiya masih dalam keadaan koma, perempuan terbujur kaku diatas ranjang, bahkan sempat denyut jantung berhenti. Dokter juga telah mengeluarkan bayi Hasbiya yang berkelamin perempuan, namun belum bisa dilihat karena lahir usia 8 bulan, bayi yang belum diberi nama harus melakukan perawatan yang sangat baik. Seluruh keluarga dan sahabat setia menjenguk Hasbiya secara bergilir. Walaupun harus bergantiin memasuki ruang ICCU tersebut. Seperti yang sekarang Arvi lakukan, ia menangis menatap Hasbiya. "Sayang... Kamu harus bertahan demi aku, demi anak kita. Aku mohon sadar. Aku kuat lihat kamu seperti ini." Terdengar suara detak jantung Hasbiya dari monitor disamping istrinya. "Kapan kamu sadar. Aku butuh kamu." Tetesan demi tetesan terus mengalir. "Harusnya kam

