Arvino memindahkan Hasbiya ke rumah sakit jakarta. Sudah hampir tiga hari Hasbiya di rumah sakit tersebut. Keadaan Hasbiya juga mulai membaik. Ia saat ini tengah menyuapi Hasbiya makan. "Kamu harus makan yang banyak ya." Kata Arvino. "Kenapa kamu enggak tungguin aku sadar untuk pindahin aku ke jakarta." Hasbiya meneguk wajahnya kesal. Ia masih tak ingin tinggal di Jakarta, tapi Arvi justru memindahkan Hasbiya. "Keadaan kamu sangat kritis, aku enggak mau suatu terjadi sama kamu sebelum terlambat." Arvi memang nekad memindahkan Hasbiya malam itu juga, ia tak ingin menyesal jika suatu terjadi pada Hasbiya. "Tapi setidaknya nungguin aku sadar, Mas." "Aku khawatir, sayang. Tolong jangan marah terus. Keadaan kamu udah mulai baik disini." "Iya sudah. Kalau gitu aku udah boleh pulang dong."

