Menjelang pagi hari, Hasbiya terkesiap mendapati Arvi menatapnya, ia pun terjatuh seketika membuat Arvi menahan tawanya. Pria itu menjulurkan tangannya hendak menolong wanitanya. "Sini." Hasbiya mendengus kesal lantaran Arvi tampak mengejek. "Enggak usah! Aku bisa sendiri." Ucap ketus Hasbiya membuat Arvi menariknya lalu terjatuh dipelukannya atas ranjang. Hasbiya melebarkan matanya. "Sama suami sendiri aja kamu gengsian." Sarkas Arvi kemudian ia dengan dengan mengulingkan tubuh Hasbiya hingga posisi Arvi berada diatas tubuh Hasbiya. "Mas kamu nyebelin amat sih! Gara-gara kamu nih aku nggak sholat subuh." Gumam Hasbiya kesal. Arvi terkekeh mendapati kemarahan Hasbiya yang mengomelinya. Bagaimana tidak Hasbiya marah pada suaminya itu, lelaki itu tanpa aba-aba langsung memasuki miliknya

