Malam harinya Hasbiya gelisah karena dia harus sekamar dengan Dani, perempuan itu menjadi takut. Karena kopi yang ia berikan pada Dani sama sekali tidak diminumnya. Hasbiya kebingungan, jika sampai Dani menyentuhnya.. Entah apa yang terjadi. Wanita itu ketakutan, sebenar apa yang ada di dalam isi otak Dani. Apa yang diinginkan pria itu sampai sekarang Hasbiya belum mengetahuinya. Ia hanya duduk menatap curiga pada Dani. "Hasbiya." Tegur Dani mendarat duduk di samping Hasbiya, perempuan itu seketika terteguk melihat Dani mulai mendekatinya. "Mas Danu, a--aak--aku." Gugup Hasbiya. Dani terpaksa melakukan ini semua, ia harus memiliki anak lain untuk membantu anak kesayangannya yang harus mendapatkan donor ginjal, ia memilih Hasbiya karena ia yakin hanya cara ini membuat Hasbiya bisa melah

