Pengejaran

1149 Kata

Jalanan kota Jakarta saat itu masih terbilang cukup padat, meskipun malam sudah menanjak semakin dingin. Di pinggir-pinggir jalan sudah sedari beberapa jam lalu banyak penjual yang mulai menggelar terpalnya untuk berjualan aneka makanan dan kue-kue. Tak butuh waktu lama setelah para penjual itu membuka warungnya kemudian beberapa orang akan mendatangi tempat tersebut. Evgen fokus melihat ke arah depan, begitupun dengan si pengojek online yang masih berusaha mencari mobil yang sedari awal mereka buntuti. “Tepat sedang lampu merah, Mas! Dilihat dari sisa waktu lampu merah itu, saya yakin jika mobil itu masih berhenti di sana.” Kata pengecek online optimis dan untuk memberi harapan pada Evgen. Ada rasa bangga pada dirinya karena keyakinan itu datang. Evgen tak menjawab. Dia hanya tertuju pa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN