Petunjuk part 2

1914 Kata

Evgen berjalan ke arah pinggiran pembatas ruangan atas. Pandangannya mengarah ke bawah. Dari atas sana ia bisa menyaksikan dengan jelas jika Gita telah berubah posisi tidurnya menjadi meringkuk ke kanan dari yang awalnya terlentang. Pria itu menatap lekat-lekat gadis itu dengan penuh tanda tanya. “Sebenarnya dari mana Gita memperoleh mantel ini? Apa kaitannya Gita dengan para kawanan perampok itu?” Gumamnya penasaran seraya masih menggenggam mantel tersebut. Ia lantas menyandarkan badannya pada pembatas yang ada di dekatnya. “Itu tandanya, Gita telah mengenal kawanan perampok itu, entah tanpa gadis itu sadari atau tidak sadari. Namun, apabila Gita menyadari dari awal, hampir-hampir itu tidak mungkin, karena gadis Itu tampak sangat polos dan tak mengerti apapun, dan pertemuanku dengannya m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN