Dalam beberapa menit Evgen sudah menyelesaikan tugas memasaknya, kini ia mulai mem-plating capcay buatannya tersebut di atas dua piring dengan porsi yang sedikit lebih banyak miliknya. "Kau ambil sendiri nasinya di rice cooker ya. " ucapnya seraya membawa dua piring itu ke atas meja lipat yang sudah ia siapkan sebelumnya. Gita yang sedari tadi merebahkan badannya di atas sofa langsung bangun dan kemudian berdiri sembari memperhatikan bagaimana sang Raja sekarang dengan cekatan membawa piring-piring itu bagaikan seorang pelayan restoran. Ia tersenyum karena sekarang pria itu sangat berbeda dengan ketika awal mereka sekarang saling mengenal, ego itu sudah mulai meluruh menjadi sebuah sikap pasrah akan takdir yang sekarang menyertai pria itu. "Humm, aromanya sangat enak, sepertinya akan jauh

