Chapter 22

1674 Kata

Mimpi bisa menjadi kenyataan namun terkadang kenyataan tak akan seindah mimpi - dreamer -xXx- Flashback On Laki-laki berumur empat belas tahun itu mengusap wajahnya gusar. Ia kembali melihat kejadian yang tak menyenangkan dari saudara kembarnya itu. Jika cinta kau direbut, pasti kau akan marah begitu pula dirinya. "Ken, gue ada urusan sama lo, jadi ikutin gue," Kennan mengangguk sambil tersenyum. Sedangkan Elfa yang masih terdiam disitu hanya mampu tersenyum simpul melihat kepergian Kennan. Wildan membawa Kennan ke tempat yang cukup sepi, di belakang sekolah. Kennan cukup peka akan hal ini, jika saudara kembarnya itu sedang marah sekarang, apalagi pada situasi saat ini. "Gue tantang lo balapan motor besok!" Kennan cukup terkejut akan permintaan Wildan itu. Tak seperti biasanya sau

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN