Part 55: Please '2

1758 Kata

Keadaan di rumah sakit menjadi kacau dan heboh ketika mobil ambulance datang membawa tubuh Sean yang penuh luka. Beberapa dokter spesialis terbaik di kumpulkan oleh direktur itu untuk bersiap menangangi Sean. "Dimana dokter Louis?!" Bentak direkrut itu pada bawahannya. "Kami tidak melihatnya tadi. Tetapi ada dokter Charlie yang bisa menggantikan di bagian jantung." Sahut salah seorang dokter disana. "Panggil Louis ke ruanganku jika kalian menemuinya!" Ucap direktur itu dengan tegas. "Baik." "Bagian bedah, saraf, jantung dan anestesi, kalian yang akan menangani terlebih dahulu." Perintahnya lagi. Dokter yang disebutkan segera bersiap-siap di ruang operasi karena memar di perut dan pendarahan di kepala Sean terlihat cukup parah. Di pekirakan ada pendarahan organ di dalamnya. Setelah r

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN