Restu Nenek

2008 Kata

Wajah Dongmin begitu cerah saat menyantap makan malam yang disajikan. Makanan yang di masak langsung oleh kesayangan. Amira.  Amira sendiri baru selesai izin kepada ketua Rt, malam ini Dongmin terpaksa menginap karena belum memesan hotel. Sebenarnya, dia memang sengaja melakukan itu.  "ayah mau tambah nasi?" tanya Qila yang menemaninya makan. "tidak, sudah kenyang" tolak Dongmin. "ayah serius besok akan ikut aku dan Axel ke rumah nenek?" Dongmin mengangguk "tentu. Ayah sangat serius" jawab Dongmin lalu meminum air putih hingga habis. Perutnya sudah terisi penuh makan malam.  "nenek pasti marahin ayah" "tidak masalah" "kalau nenek mukul ayah?" "tidak apa" "ayah serius?" "tentu. Jangan takut, ayah akan hadapi itu" Qila menghela napas "kalau nenek marah, ayah harus sabar." "siap"

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN