Keputusan

2051 Kata

Dongmin tersenyum saat meliihat pesan yang dikirim Qila. Terlampir juga foto Amira yang tengah tertawa, sepertinya mereka tengah mengobrol bersama. Jarinya mengusap lembut layar ponsel. Dimatanya, Amira tidak pernah berubah, masih tetap cantik dan akan selalu cantik. Satu-satunya wanita yang berhasil membuatnya jatuh cinta dan yakin akan sebuah pernikahan. "tuan, nyonya sudah sampai" suara sang sekretaris menghentikan Dongmin dari aksi menatap foto Amira.  Hari ini, dia memang akan bertemu dengan kedua orangtua dan juga istrinya untuk menyatakan perceraian dan tentang Amira juga Qila. Sejak pulang dari Indonesia, Dongmin memilih tinggal di apartemen. Toh sejak dulu, mereka memang jarang tinggal bersama, istrinya lebih banyak menghabiskan waktu di Jepang daripada di Korea.  "apa bukti ya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN