Keenan's POV Siapa A? Hingga sekarang, aku masih memikirkan siapa A. Sudah beberapa hari berlalu sesudah liburan tersebut. Saat itu, hanya sesak di d**a yang kurasakan. Kenapa Gibran tak menjawab pesanku dan kenapa orang lain yang menjawab pesan itu? Aku menatap cermin. Melihat pantulan seorang gadis yang sebentar lagi akan menjadi seorang mahasiswi. Apa masa kuliah akan berlalu dengan cepat? Aku tidak tau. Apa aku bisa menunggunya dan mempercayai hatiku untuknya? Hanya waktu yang bisa menjawab. Panggilan mama bahwa Giffary sudah tiba membuatku sedikit bergegas. Kuhirup nafas dan setelah itu mengeluarkan senyum terbaikku sebagai latihan untuk tersenyum di depan Giffary. Ya, fake smile memang hal yang paling melelahkan. Satu demi satu anak tangga kuturuni dengan pelan. Dress berwarna so

