Ferdi's POV Kalian bertanya apa aku suka pada Keenan? Aku tidak tau. Tapi sikapnya selalu aku ingat. Dari dia datang ke rumah sakit senin itu, aku tak dapat melupakan cara Keenan menatapku sambil terkagum-kagum. Menurutku itu sangat lucu. Maka dari itu aku mengambil sikap dingin agar tidak terlalu terlihat memperhatikannya. Dan tanpa sengaja, ternyata bocah tengil itu adalah tetanggaku. Melihatnya pagi-pagi yang berdebat dengan teman lelakinya membuatku ingin tertawa. "Gue sakit, Rem. Terus ni ya, kemarin gue ke rumah sakit. Terus dokter yang meriksa gue itu ganteng bangeet. Lo lewat deh, Rem." Aku masih mengingat bagaimana ekpresi Keenan saat mengucapkan kalimat tersebut. Karna kembali ingin mengerjainya, aku memilih mengunjungi rumahnya untuk bertemu dengan mamanya. Dengan alasan in

