ch 29

3941 Kata

* * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * Hari Sabtu pagi, Raras sengaja bangun agak kesiangan. Jam setengah sembilan. Itu pun kalau aja mamanya gak ngetuk-ngetuk pintu sambil marah karena Raras gak kunjung bangun, dia kayaknya gak bakal ada niat buat keluar dari selimutnya yang hangat. Ah, Raras masih bingung kenapa orang ada yang suka sekali bangun pagi di hari weekend padahal bangun siang lebih enak. Setelah beranjak dari posisi tidurnya dan kini memilih duduk di atas ranjang demi mengumpulkan nyawa, dengan rambut berantakan, dan mata yang hampir gak bisa terbuka saking lengketnya, dia meraih ponsel. Remaja jaman sekarang eman begini. Bangun tidur bukannya langsung mandi dan beraktivit

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN