Proposal

2219 Kata

38 Proposal   Penutup mata Eya dibuka. Wanita itu menganga takjub dengan kilauan lampu kuning serta sepasang lilin di atas meja. Permukaan meja telah diisi oleh berbagai makanan dan minuman. Empasan ombak menjadi latar suasana malam itu. Embusan angin sejuk menampar pipi sepasang manusia yang saling menatap. ”Ayo duduk,” kata Zoffan membimbing tangan Eya menuju salah satu bangku. ”Kamu yang menyiapkan semua ini? Kamu menyiapkan hadiah kelulusanmu sendiri.” Lelaki di hadapan Eya menumpuk kedua tangannya di atas meja. Ia duduk di hadapan Eya. ”Ini semua untukmu.” ”Oh. Aku tidak pernah makan malam di pinggir pantai dengan lilin-lilin. Ini persis seperti candle light dinner. Iya tidak?” ”Apa kamu suka?”   Eya mengangguk terlebih dahulu kemudian membubuhi, ”Suka banget. Kamu bisa ro

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN